Penutupan Lahan Provinsi Papua Tahun 2017

Penafsiran citra satelit merupakan salah satu kegiatan untuk menyajikan data dan informasi mengenai kondisi penutupan lahan pada kawasan hutan dan areal bukan kawasan hutan (Areal Penggunaan Lain).

Perhitungan penutupan lahan Provinsi Papua dilakukan berdasarkan hasil penafsiran Citra Landasat 8 OLI yang dilakukan oleh BPKH Wilayah X, sedangkan penyajian petanya berdasarkan Peta Dasar RBI.

Dalam penafsiran ini dikelompokan kedalam 23 kelas penutupan lahan, yaitu :

1. Hutan Lahan Kering Primer
2. Hutan Lahan Kering Sekunder
3. Hutan Rawa Primer
4. Hutan Rawa Sekunder
5. Hutan Mangrove Primer
6. Hutan Mangrove Sekunder
7. Hutan Tanaman
8. Perkebunan
9. Semak Belukar
10.Semak Belukar Rawa
11.Savana/Padang rumput
12.Pertanian Lahan Kering
13.Pertanian Lahan Kering Campur Semak
14.Sawah
15.Tambak
16.Permukiman
17.Transmigrasi
18.Tanah Terbuka
19.Pertambangan
20.Tubuh Air
21.Rawa
22.Awan
23.Bandara

Adapun kondisi Tutupan Lahan Provinsi Papua berdasarkan Citra 8 OLI liputan tahun 2017, adalah
sebagai berikut :
1. Kawasan berhutan             :  25.028.044 Ha
2. Kawasan tidak berhutan    :    7.470.718 Ha

untuk tabel tutupan lahan di setiap kabupaten/kota selengkapnya DOWNLOAD DISINI